Monday, 21 March 2016

[Review] Fly to the Sky - Nina Ardianti & Moemoe Rizal


Penulis: Nina Ardianti & Moemoe Rizal
Penerbit: Gagas Media
Tebal: 356 halaman
Tahun Terbit: 2012
Rating (by Ajeng): 4/5

Edyta Adriannisa Fauzi adalah seorang bankir berumur 26 tahun yang sedang putus asa mencari tambatan hatinya. Terlebih orang-orang di lingkarannya tiada henti menggodanya, dari Mami sampai Ihsan—deskmate di kantornya. Namun, tidak dapat dipungkiri, dirinya adalah seorang mess-maker. Syiana—sahabat Edyta sejak SMP mengatakan bahwa Edyta itu cantik, baik hati, menyenangkan, dan satu-satunya hal yang kurang dari dirinya hanyalah lack of confidence. Orang-orang terdekatnya berkali-kali mengatur blind date untuknya, dan hasilnya masih nihil.

Lalu, datanglah seorang pria tampan bernama Radit yang mana ialah sahabat Yudha—pacar Syiana. Pucuk dicinta ulam pun tiba, Radit ternyata tertarik kepada Edyta. Di sisi lain, Edyta terus dipaksa untuk menjalani blind date yang kali ini diatur oleh Ferro, kakaknya. Sialnya, pasangan kencan buta Edyta tidak muncul juga, dengan dalih buntut anjingnya kejepit pintu. Alasan yang aneh.

Kesal dengan hal tersebut, Edyta yang lapar memutuskan untuk pergi ke Candra Kirana resto. Olala, kudu waiting list! Kemudian, Edyta yang melihat ada meja kosong, buru-buru melesat ke sana. Lho, tiba-tiba kok ada mas-mas muncul dan mengklaim meja Edyta? Singkat cerita, mas-mas yang akhirnya Edyta ketahui bernama Ardian, memutuskan untuk membiarkan Edyta dan makan bersamanya. Ardian adalah seorang pilot perfeksionis yang juga sedang mencari pasangan hidup. Dan saat itu juga, Ardian membuat Edyta luluh dengan sikap cekatannya, menjadi penolong atas kesialan Edyta,

Siapa yang akan berakhir dengan Edyta? Radit si Pemilik senyum menawan, atau Ardian, yang baru ditemuinya sekali? 
***
Quotes
“Kalau kamu nggak bisa tertawa berulang-ulang untuk hal yang sama, lalu mengapa kamu terus menangis berulang-ulang untuk masalah yang sama?” –hal 64.
 “Nah, that would be true. Tiap malem bakal makan bebek. Since living with me will be everyday special.” –hal 75 (CHEESY BANGET kayak nonton drama korea *cry*)
*** 
Alohaaa, see me again at reviewing books! Kali ini, saya mereview novel Gagas lagi, dong hehehe. Semoga nggak bosan. Vakum cukup lama setelah baca Dilan (apa kabar, Dilanku? T.T), akhirnya berhasil baca ini dalam satu duduk. Yeay! Another achievement unlocked.

Pertama kali Ardian muncul, saya langsung senang! Abisnya dia tipe idaman banget sih, apa lagi pilot tuh, masa depan bakal terjamin banget (Keep dreaming!). Dari awal saya udah nggak sreg sama si Radit, sih :P Dan saya terus berdo'a, please end up sama Ardian T.T . Berdo'a semoga ending-nya nggak kayak drama korea Reply 1988 (#TeamJunghwanAlltheway). 

Fly to the Sky menyediakan dua sudut pandang, yakni dari Edyta yang ditulis oleh Nina Ardianti, dan Ardian oleh Moemoe Rizal. Saya jujur lebih suka penulisan sudut pandang Edyta, ya, hehe. Tapi di POV Edyta ini cukup banyak disisipkan bahasa Inggris. Bagi saya sih nggak begitu masalah, cuma agak mengganggu aja hehe, kalau yang lain gimana? Oh iya, bagian pembajakan pesawat karena masalah cinta menurut saya terlalu nggak masuk akal :( Ya biar dramatis gitu, nggak apa deh hahaha. 

Saya enjoy banget baca ini, karena dalam hitungan jam saja sudah selesai. Keseluruhan ceritanya juga light banget, mengalir gitu, biarpun ketebak endingnya, tapi tetep deg-degan karena jalan yang harus dilalui kedua tokoh ini kayaknya tough banget yah? Wkwkwk. 

4/5!

-Postingan ini juga sebagai setoran kedua untuk Indonesian Romance Reading Challenge 2016, dan Proyek Baca Buku Perpustakaan 2016

Cheers,
Ajeng. 

No comments:

Post a Comment